Suma.id: Gunung berapi di Indonesia sedang bergolak. Setelah Semeru dan Merapi yang erupsi, kini Gunung Api Gamalama yang terletak di Kota Ternate, Maluku Utara, menyemburkan abu vulkanis setinggi 150 meter dari kawah, Senin, 3 Januari 2022.
Masyarakat diminta waspada dengan aktivitas gunung yang mempunyai ketinggian 1.715 meter ini.
“Terlihat dan teramati secara visual, asap putih sedang hingga tebal dengan tinggi kurang lebih 150 meter keluar dari atas permukaan kawah,” kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Gamalama, Dedi Nurani, di Pos Pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana, Ternate.
Dedi menjelaskan hal tersebut terjadi lantaran curah hujan di Kota Ternate dalam beberapa hari terakhir sangat tinggi hingga mengakibatkan daerah puncak menjadi basah dan bersinggungan dengan kawah yang panas.
“Menyebabkan intensitas asap pada Gunung Gamalama menjadi tinggi,” jelas Dedi.
Masyarakat di sekitar gunung dan wisatawan diminta agar tidak beraktivitas dalam radius 1,5 Kilometer untuk mencegah terpapar abu vulkanis.
Sementara menurut pantauan Seismograf Pos Pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, masih terus merekam kegempaan Gunung Api Gamalama.
“Kegempaan tektonik lokal dengan satu kali gempa dengan aplitudo enam mili meter dan tektonik jauh sebanyak tiga kali gempa dengan aplitudo tiga sampai lima belas mili meter,” ungkapnya.
Gunung Api Gamalama terakhir meletus pada 4 Oktober 2018 dan pantauan di lapangan siang ini aktivitas masyarakat Kota Ternate Maluku Utara tetap berjalan normal.